MANGGAR – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur menerima kunjungan audiensi dari perwakilan SNV Indonesia (Ibu Sutrisna wati) pada hari Rabu, 30 September 2026. Pertemuan yang dilangsungkan di ruang kerja Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai pelaksanaan program kerja sama pengembangan komoditas Lestari, Kamis (01/10/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari Program SOLUSI (Land-and Seascape Solutions for Indonesia), yang merupakan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jerman. Program ini dilaksanakan pada periode 2023 hingga 2028 oleh konsorsium yang terdiri dari GIZ, Landscape Alliance, Yayasan KEHATI, dan SNV Indonesia. Fokus utama dari Program SOLUSI ini adalah untuk mendukung pengelolaan lanskap berkelanjutan sekaligus mengembangkan mata pencaharian masyarakat yang berketahanan iklim, termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam diskusi tersebut, pihak SNV Indonesia menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, antara lain:
Selain membahas evaluasi kegiatan yang telah berjalan, pertemuan ini juga memperkuat rencana strategis terkait kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas (Public-Private-Community Partnership). Kerja sama ini akan diwujudkan melalui komitmen Nota Kesepahaman (MoU) yang melibatkan Program SOLUSI, PT Cinquer Agro Nusantara (CAN), PT Alam Indonesia Raharja (AIR), PT Artha Zira Greenvest (AZG), Pemerintah Desa Lintang, Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, serta Tim Kerja PPL Belitung Timur.
Sinergi multi-pihak ini difokuskan pada pengembangan agroforestri lada dan nilam yang berketahanan iklim di Kabupaten Belitung Timur, dengan menunjuk Desa Lintang sebagai desa percontohan. Melalui kerja sama ini, masing-masing pihak memiliki peran strategis:
Diharapkan dengan adanya sinergi komprehensif melalui Program SOLUSI ini, petani lada di Kabupaten Belitung Timur mampu menghasilkan lada dan komoditas agroforestri lainnya yang berkualitas, kompetitif, serta tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Sektor pertanian di Belitung Timur diharapkan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani secara berkelanjutan.