July 7, 2025 - Dinas Pertanian dan Pangan
Siapa nyana bawang merah hanya bisa tumbuh dan berproduksi di Pulau Jawa? Kini bawang merah justeru sudah mulai banyak dikembangkan petani di Kabupaten Belitung Timur.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur telah memperkenalkan budidaya bawang merah sejak 2024 lalu. Beberapa petani lokal, pada 2024, bahkan telah dikirim ke daerah Nganjuk, Jawa Timur, untuk mengikuti pelatihan budidaya bawang merah langsung dari sentranya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Edian Taufansyah, mengatakan ada sebelas kelompok tani (Poktan) di Belitung Timur yang menerima bantuan sarana produksi bawang merah tahun ini. Bantuan Tahap I yang berasal dari APBD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut berupa benih, mulsa, dan pupuk organik.
“Total benih keseluruhan sebanyak 3.892 kg, 35 rol mulsa, 4.200 kg pupuk organik, dengan luas tanam seluas 7 ha,” terang Taufan saat mendampingi tim monitoring Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (03/07/2025).
Menurutnya, bantuan benih sudah diserahkan ke masing-masing poktan pada 26 Juni 2025. Poktan penerima bantuan tersebut, di antaranya, Aik Jelutong (Desa Bentaian Jaya), Aik Tebat (Desa Padang), Mulya Jaya (Desa Balok), Sawah Makmur (Desa Tanjung Kelumpang), dan Gapoktan Mang Jaya (Desa Mengkubang). Namun demikian, dia juga mengingatkan kepada ketua Poktan agar benih segera diberi perlakuan khusus dengan cara diangin-anginkan. Hal ini perlu untuk mengurangi kadar air dalam benih dan mencegah pertumbuhan jamur.
Selain itu dia juga berharap agar petani dapat menyisakan hasil panen nanti 10-15 % untuk dijadikan benih selanjutnya. Sehingga budidaya bawang merah di Kabupaten Belitung Timur terus berproduksi secara berkelanjutan. (tph-hi)
Kembali ke Berita