Kasus penyakit hewan menular, khususnya pada ternak besar, terus menjadi perhatian pemerintah. Beberapa penyakit hewan menular yang kini menjadi perhatian, diantaranya, penyakit mulut dan kuku (PMK), bovine viral diarrhea (BVD), dan brucellosis. Berbagai upaya pemerintah terus dilakukan guna menekan kasus penyakit tersebut hingga tidak ada ditemukan kasus (zero case).

    Di Kabupaten Belitung Timur, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa (24/6) lalu, melakukan pengambilan sampel darah pada ternak sapi masyarakat. Kegiatan yang didampingi tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan tersebut untuk menguji penyakit BVD, PMK, dan brucellosis.

    Tim Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan melakukan pengambilan sampel pada dua kelompok ternak sapi, yaitu Kelompok Makmur Barokah Desa Kelubi dan Kelompok Gang Madura Desa Padang Kecamatan Manggar. Melalui kegiatan ini Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan berhasil mengumpulkan 16 sampel dari dua kelompok ternak sapi yang dikunjungi.

    Sementara itu, selain melakukan pendampingan, petugas dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur juga memberikan pelayanan kesehatan ternak serta bantuan obat dan vitamin ternak secara cuma-cuma. Petugas juga melakukan pengukuran lingkar dada dan panjang badan sapi menggunakan pita ukur untuk mengetahui perkembangan ternak di masing-masing kelompok.

Kembali ke Berita